Gambar Selamat Hari Raya Idul Adha Terbaru 2016

Gambar Selamat Hari Raya Idul Adha Terbaru 2016-
Sebantar lagi kita akan berjumpa dengan Hari Raya Idul Adha atau biasa di sebut Hari Raya Kurban atau di sebut juga Lebaran Haji. Disebut lebaran haji atau hari raya haji, karena banyak umat islam dari seluruh penjuru dunia yang melaksanakan ibadah haji pada hari raya idul adha. Ibadah haji merupakan rukun Islam ke lima. Ibadah haji wajib  dilaksanakan oleh umat islam yang mampu. Hal ini seperti di sebutkan dalam Al Qur'an:

"Dan kewajiban kepada Allah atas manusia untuk berhajike Baitullah, bagi mereka yang mampu melakukan perjalanan kesana. Barang siapa yang ingkar akan kewajiban haji, Maka sesungguhnya Allah Maha Kaya dari seluruh alam." QS. Ali Imran .

Berikut sejarah ibadah haji

Pada masa Nabi Ibrahim as, beliua tak kunjung diberikan keturunan hingga usia senja. Sarah istri beliau sedih dan meminta Nabi Ibrahim as menikahi Siti Hajar. Bersama Siti Hajar, Nabi Ibrahim di karuniai seorang anak bernama Ismail.. Sarah pun tidak mampu memendam rasa pilu di hatinya karena tidak mendapatkan keturunan sepanjang perkawinannya dengan Nabi Ibrahim as. Nabi Ibrahim kemudian mengadu kepada Allah. Allah swt lalu memerintahkan membawa Ismail menjauh dari Sarah.

Allah berfirman: "Bawalah ketanah haram-Ku dan pengawasan-Ku yang merupakan daratan pertama Aku ciptakan di muka bumi yaitu Mekkah."

Dari Mesir kemudian Hajar hijrah ke Mekkah. Di daerah yang sangat kering, tandus, dan tidak ada penghuninya ini Hajar harus dapat menghidupi dirinya sendiri dan anaknya. Disaat ismail menangis kehausan, Hajar pun panik mencari air. Awalnya Hajar naik kebukit Safa tetapi tidak menemukan air. Lalu ia pergi lagi kebukit Marwa, dan disana pun tidak menemukan air. Hajar makin panik sehingga ia tidak menyadari telah tuju kali berlari bolak balik antara bukit Safa dan Marwa. Dari bukit Marwa Hajar melihat kearah Ismail, ia heran kenapa tiba-tiba bayinya berhenti menangis. Dia pun melihat air mengalir dibawah kaki Ismail. Hajar berlari menuju tempat anaknya, dia berusaha menggali pasir untuk membendung air yang mengalir tersebut smbil melafazkan kalimat "Zam... Zam..."  yang artinya adalah menampung. Sejak saat itu hingga sekarang, mata air tersebut dikenal dengan sebutan sumur Zamzam.

Beberapa waktu kemudian lewatlah kabilah Jurhum disekitar tampat itu. Ketike di bukit arafah, mereka melihat kerumenan burung-burung berterbangan. Mereka yakin disana ada sumber air. Kemudian mereka mendekati tempat itu. Lalu kepala suku Jurhum meminta ijin untuk tinggal berseberangan denga Hajar. Kemudian Hajar menjawab, "Tunggulah sampai Ibrahim datang, aku akan meminta ijin padanya." Beberapa hari kemudian Ibrahim datang menengok anak istrinya. Hajar kemudian meminta ijin kepada Ibrahim agar suku Jumhur bisa menjadi tetangganya. Ibrahim mengijinkan, dan kabilah Jumhur menjadi tetangga Hajar dan Ismail di tempat itu. Selang beberapa lama tempat tersebut semakin ramai dengan keturunan bangsa Jurhum.


Selanjutnya Allah swt memerintahkan Nabi Ibrahim as untuk membangun kembali Ka'bah pada posisi qubah yang telah Allah turunkan kepada Nabi  Adam. Namun Ibrahim tidak mengetahui posisi qubah tersebut. Qubah tersebut telah di angkat kembali oleh Allah pada saat banjir besar pada masa Nabi Nuh as. Kemudian Allah mengutus Jibril as untuk menunjukkan kepada Ibrahim posisi Ka'bah. Jibril datang membawa beberapa komponen Ka'bah dari surga. Kemudian Ibrahim dan Ismail bekerja membangun Ka'bah sampai ketinggian tuju hasta. Jibril lalu menunjukkan kepada mereka posisi Hajar Aswad. Ibrahim lalu meletakkan Hajar Aswad pada posisi semula.


Ketika pembangunan Ka'bah telah selesai, Ibrahim dan Ismail kemudian melaksanakan ibadah haji. Pada tanggal 8 dzulhijah, Jibril turun menemui Ibrahim, Jibril meminta kepada Ibrahim untuk mendistribusikan air Zamzam kebeberapa tempat seperti Mina dan Arafah. Maka hari itu disebut dengan hari "Tarwiyah." Pada masa itu juga dimulai ritual haji yang akhirnya kita laksanakan sampai sekarang. Misalnya tata cara melempar jumroh di Mina. Hal itu meriwayatkan pada saat Nabi Ibrahim diperintahkan untuk menyembelih Ismail, sepanjang perjalanan setan setan menggoda Ibrahim agar tidak jadi menyembelih Ismail. Namun bukannya goyah, malah Nabi Ibrahim melempari setan dengan batu.


Ada juga ibadah Sa'i, yaitu berlari-lari kecil antara bukit Safa dan bukit Marwa. Ibadah ini melambangkan perjuangan Siti Hajar dalam mencari air untuk minum Ismail yang masih bayi. Beliau berlari bolak balik antara bukit Safa dan Marwa hingga tuju kali.




Lihat juga: Gambar Dp Idul Adha Bergerak



Pada masa Nabi Muhammad SAW, oleh kaum Quraisy Ka'bah dijadikan sebagai tempat pemujaan berhala. Akhirnya Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu untuk melaksanakan ibadah haji pada tahun 6 hijriyah. Namun karena dihalang-halangi kaum Quraisy Nabi Muhammad SAW tidak bisa melaksanakan ibadah haji pada saat itu. Tetapi pada saat itu Nabi Muhammad SAW menyepakati perjanjian Hudaibiyah yang khirnya membuat beliau dapat melaksanakan ibadah haji pada tahun sembilan Hijriyah.
Load disqus comments

0 komentar